Renungan Kristen Tentang Fitnah

GrejaKristen Jawi Wetan . Ditanpa Pilih Kasih Renungan Harian 31 Januari 2020. Renungan Harian • 31 January 2020 • Dewan Pembinaan Teologi GKJW. Waosan : 1 Timotius 5 : 17 Buku Saku tentang Badan Hukum GKJW; Keluarga yang Ikut Serta dalam Karya Allah; Baca Juga: KatolikMenjawab: Ajaran Bapa-Bapa Gereja Tentang Allah Tritunggal (2) Dewasa ini, banyak aliran bermunculan dan membuat ajaran sesuka hati mereka. Bahkan mereka membuat fitnah terhadap Bapa-Bapa Gereja terutama berkaitan dengan ajaran Allah Tritunggal. Seperti kita ketahui, seorang yang bergelar 'PS' (katanya pastor versi mereka) menuduh Setelahmembahas tentang penglihatan Kornelius dan penglihatan Petrus, bagian ini memberitakan satu tahap baru di dalam pengabaran Injil. Sekarang seorang non Yahudi mendapatkan berkat yang sama dengan para murid di Yerusalem. Tuhan menyatakan melalui Petrus bahwa Dia tidak membedakan bangsa-bangsa (ay. 34). 3cara menjadi penyembah yang benar ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari Injil Yohanes 4:23-24: "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran". PENGENDALIANEMOSI Mazmur 92 2 Korintus 4:7. "Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami." Bicara tentang harta yang terpendam bisa menunjukkan tentang potensi, atau kekuatan yang terpendam dalam diri seseorang. BerdoalahDalam Kedamaian. Renungan Dan Doa Pagi Suara Injil. 14.07.2022. Jangan Lari Dari Panggilan TUHAN. Renungan Dan Doa Malam Suara Injil. 13.07.2022. Bersyukur Atas AnugerahNya. Renungan Dan Doa Pagi Suara Injil. 13.07.2022. Berempati, Mendoakan, Dan Menolong. Renungan Dan Doa Malam Suara Injil. 12.07.2022. Sibukkanlah Diri Dengan Yang Ayatayat Alkitab tentang berkabung juga menunjukkan harapan abadi bagi setiap orang yang memiliki hubungan yang baik dengan Yesus setelah mereka meninggal. Seperti dikatakan dalam 1 Tesalonika 4:13-18 , "Saudara-saudara, kami tidak ingin kamu mengetahui tentang mereka yang tidur dalam kematian, sehingga kamu tidak berdukacita seperti manusia HikmatAllah Pancaran Air Hidup 12 Agustus 2021. Nats: " tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara." (Ayat 10). Setiap kali dauran Penatua dan Diaken, tidak sedikit dari warga jemaat yang telah terpilih memutuskan untuk mundur karena merasa tidak pandai berbicara di depan orang banyak. 1 1 Petrus 2:1. "Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.". Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah sebenarnya benci pada orang yang bermuka dua atau sering kali juga disebut dengan munafik. Firman Tuhan mengatakan bahwa hal seperti ini harus kita hindari di dalam hidup kita. HIDUPKRISTEN YANG BERTUMBUH -. 1 PETRUS 2:1-3. Ay 1: "Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah". 1.Setelah mengatakan bahwa kita dilahirkan kembali oleh Firman Tuhan (1:23-25), sekarang Petrus melanjutkan dengan mengatakan bahwa kita harus hidup sesuai dengan kelahiran Pertamaadalah hubungan fisik antara dua orang yang tak terikat perikahan, kedua adalah ajakan hubungan intim kepada orang lain yang bukan pasangannya, ketiga berkata hal yang menjurus ke cabul, dan yang terakhir karena berfantasi tentang kegiatna tersebut. 4. Jangan Mencuri Alkitab juga melarang mengambil milik orang lain alias mencuri. Pagiitu ibu saya bercerita tentang masa kecilnya bersama sahabatnya. Ibu dan sahabatnya itu sering bermain bersama. Ketika menginjak remaja, ibu masih memiliki sahabat yang sama. Hal itu berlanjut hingga saat ini di mana umurnya tidak muda lagi. Ibu mengatakan bahwa sahabatnya itu tidak pernah membiarkan ibu berbuat sembarangan, uwoCoV4. "Renungan Kristen tentang Musuh"Apakah semua orang harus menjadi teman kita? Apakah tidak wajar kalau kita punya musuh? Apakah itu pasti salah kita apabila kita punya musuh? Apalagi orang Kristen !?! Harapan yang keliru akan membuat kekecewaan kita terlalu besar untuk dihadapi. Pada faktanya ternyata tidak semua orang akan suka dengan kita, mau menjadi teman kita, atau mau bergaul erat dengan kita. Ini sebuah fakta yang berat bagi banyak pelayan Tuhan, yang berharap semua orang akan menyenangi mereka. Padahal Tuhan Yesus sudah pernah berkata sebaliknya baca Matius 1014 ! Membaca dari Nehemia 41-23, Saya mengingat beberapa prinsip penting di dalam pikiran saya, sebagai berikut Prinsip 10-10-80 Ini sebuah prinsip yang pertama kali saya baca di buku yang ditulis James Emery White. Atau saudara bisa membaca artikel pendeknya di sini. Apa itu prinsip 10-10-80? Sepuluh persen orang akan langsung menyukai Anda. Mereka menyukai Anda begitu mereka bertemu Anda. Mereka menyukai wajah Anda, keluarga Anda, kisah hidup Anda, dan suara Anda. Dan mereka akan tetap menyukaimu. Anda bisa melakukan sebuah kesalahan dan dengan gampang dimaafkan atau dimengerti oleh mereka. Terima kasih Tuhan untuk orang-orang seperti itu. Anda tidak perlu melakukan banyak hal untuk mendapatkan kasih sayang mereka, dan Anda tidak perlu melakukan banyak hal untuk mempertahankannya. Lalu ada 10 persen yang entah mengapa tidak menyukai Anda. Mereka tidak menyukai Anda begitu mereka pertama kali bertemu Anda. Mereka tidak menyukai wajah atau suara Anda. Keluarga Anda mungkin dianggap cukup baik tetapi Anda tidak. Mereka bahkan tidak menyukai gaya pakaian yang Anda kenakan. Anda tidak berbuat banyak untuk mendapatkan ketidak-sukaan ini. Itu tiba-tiba saja terjadi. Dan tidak banyak yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. Itu menyisakan 80 persen. Inilah orang-orang yang belum memberikan penilaian. Mereka terbuka untuk menyukai anda, tetapi mereka menunggu untuk melihat apakah Anda benar di hadapan Tuhan, punya karakter setia dan terus terang, jujur ​​dan peduli dalam urusan Anda dengan mereka, dan rajin dalam bekerja. Jika demikian, mereka dengan senang hati akan bergabung dengan 10 persen orang yang menyukai anda. Dalam kisah Nehemia, dua orang bernama Sanbalat dan Tobia, sudah tidak menyukai Nehemia bahkan sebelum mereka pernah bertemu sama sekali Nehemia 210. Hikmat Mengatasi Haters Terhadap orang-orang yang tidak suka dengan kita, ini yang harus kita lakukan. Lupakan mereka! Jangan berfokus kepada mereka. Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menyenangkan mereka, karena hal itu tidak akan terlalu sering berhasil. Bertemanlah dengan mereka sejauh mereka mengizinkan. Tidaklah perlu memiliki target untuk menjadikan orang-orang ini menjadi sahabat terdekat kita. Kalau kita terlalu sibuk untuk berusaha menyenangkan orang-orang yang menjadi “haters” kita, maka kita bisa-bisa kehilangan kepercayaan dari 80 persen orang yang belum menentukan sikap terhadap kita. Kalau kita terlalu sibuk untuk menjawab dan menenangkan suara minoritas orang-orang yang tidak menyukai kita, 80 persen orang yang belum menentukan sikap akan mulai berpikir bahwa apa yang 10 persen "haters" minoritas ini suka katakan mungkin ada benarnya - dan bisa jadi mulai memihak mereka. Jadi, waktunya kita move on! Meskipun orang-orang ini akan menghina kita, dan bahkan memfitnah kita. Jangan terlalu sibuk dengan hal-hal tersebut. Saya selalu ingat pesan rohani dari seorang penginjil yang melayani di gereja kami waktu saya masih muda. Dia berkata demikian “Jangan kuatir dengan fitnah dari orang lain. Karena kebenarannya adalah satu-satunya orang yang bisa berhasil menjelekkan kita adalah diri kita sendiri. Jangan lengah. Jangan kehilangan kesabaran. Pada waktu awal fitnah disebar, orang-orang bisa saja mulai percaya. Tetapi pada akhirnya kebenaran akan selalu menang dan terbuka bagi semua orang.” Terkadang juga orang yang tidak suka dengan kita akan bahkan sampai mengancam kita. Mereka berharap kita tunduk kepada mereka karena ketakutan dengan mereka. Jangan gentar. Takutlah kepada Tuhan, lebih daripada takut kepada manusia. Teruslah melakukan apa yang Tuhan perintahkan untuk kita lakukan dengan setia. Penyertaan Tuhan Tidak Pernah Berarti Jalan Akan Selalu Mudah Dari awal kisah Nehemia, kita melihat penyertaan Tuhan yang nyata. Jalan-jalan dan pintu-pintu terbuka. Kemurahan hati mengalir. Tuhan sungguh bekerja dengan nyata. Tetapi tidak selalu berarti sepanjang perjalanan akan selalu mudah dan lancar. Apalagi ketika “haters” mulai muncul dan mencoba mengubah keadaan kita. Saya suka setiap kali mendengar kata-kata rohani, “Allah berperang bagi kita Namun seringkali orang-orang Kristen salah berpikir bahwa karena Allah berperang bagi kita, maka kita tinggal duduk diam manis, tidak perlu ikut melakukan apapun. Berkat Tuhan tidak pernah berarti bahwa kita tidak perlu bekerja keras. Bahkan burung pipit yang dikatakan dipelihara oleh Tuhan, tidak pernah mendapatkan makanan datang otomatis ke sangkar mereka. Burung-burung tersebut perlu keluar dari sarang dan mencari makanan. Dalam kisah Nehemia, di katakan bahwa mereka harus membangun tembok dengan satu tangan untuk bekerja membangun, sementara sambil tangan lainnya memegang senjata ay. 17. Bahkan bekerja sangat keras dan melakukan penjagaan sampai larut malam ay. 21. Penyertaan Tuhan tampak nyata juga melalui hikmat yang Tuhan berikan kepada mereka di masa sulit dan penuh tekanan. Melalui daya tahan fisik ekstra yang kita dibutuhkan di masa-masa sulit. Melalui dukungan nyata dari orang-orang terdekat di sekitar kita. -Refeksi sebelumnya dari Nehemia 3, baca di lainnya dapat ditemukan di sini. Lori Official Writer Kata-kata Itu berkuasa. Bisa membangun tapi bisa juga suka membagikan gosip dan rahasia ke orang adalah penikmat dari skandal yang dilakukan seseorang. Semakin besar skandalnya, semakin kita kita sering lupa untuk berhenti hanya sekadar bertanya 'Apakah gosip Itu 'benar' atau 'tidak''. Semakin banyak orang membicarakannya, Kita bahkan semakin membesar-besarkannya ke semua orang yang kita ajak bicara. Sadar atau gak kita memilih diri Kita jadi seorang pendogeng terburuk. Kita memang punya rasa ingin tahu yang tinggi dan berharap bisa menyampaikan komentar pribadi kita. Kita suka adanya pergunjingan dan bahkan suka menyaksikan perkelahian."Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." Yakobus 3 4-5Fitnah dan Gosip menyebar seperti kankerBanyak orang yang menganggap fitnah dan gosip sesuatu yang biasa. Kita mungkin mudah mendiagnosa tindakan mencuri, marah dan cemburu sebagai dosa. Tapi kita justru mengabaikan dosa yang ditimbulkan oleh gosip dan fitnah."Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan. Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus.." 2 Timotius 2 16-17Fitnah atau mengatai-mnagatai orang lain bisa menular kepada Kita secara alami bahkan bisa dilakukan di dalam saat membuka percakapan sederhana dengan seorang teman. Bisa dipastikan akan keluar beberapa kata negatif maupun keluhan tentang bisa saja punya prasangka soal seseorang dan diam-diam dengan cara yang sangat sederhana, kitapun ingin membagikannya ke orang lain, lalu menyusun pandangan kita soal tindakannya untuk menerima dukungan. 'Tahu gak sih, dia kayak begini loh.' Atau kita mulai membangun gosip dengan berkata 'Ih..aku ya paling gak suka ngeliat cara dia kerja...'.Dalam fitnah seperti ini, kita sedang mendorong orang lain untuk memfitnah Juga 10 Ayat Alkitab Tentang Gosip yang Perlu Anda Ketahui!Jevier Justin, Presenter Infotainmen yang Tidak Mau BergosipAkibat Dari Fitnah dan GosipAkibat dari tindakan memfitnah dan mengggosipi seseorang adalah timbulnya perpecahan, perselisihan, dan rasa curiga. inilah yang disukai oleh si berusaha ingin menghancurkan ikatan persaudaraan. "Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. " Matius 238; baca juga Matius 12 50; Ibrani 2 10-18"Orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang karib.” Amsal 16 28Karena fitnah dan gosip, masalah kecil yang Paling sederhana sekalipun bisa jadi masalah besar yang begitu runyam. Akibatnya, hubungan pertemanan atau kekeluargaan bisa jadi rusak. Ibarat air yang bersih dan tenang, saat mulai diaduk kencang maka airnya berubah jadi Mengasihi Satu Sama Lain"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." Efesus 432Pertama dan yang paling utama untuk bebas dari gosip dan fitnah adalah tetap tumbuh di dalam cinta. Tanyakan dirimu, ' Apakah kata-kataku membangun ikatan kasih atau malah merusaknya?'Saat kita mengasihi orang lain dengan tulus, kita gak akan mungkin menghianati atau bahkan mengata-ngatai mereka di belakang. Kita tak akan berhasrat untuk menyampaikan kekurangan mereka kepada orang lain sekalipun itu menyakitkan 1 Korintus 13 4-7.Kita perlu berdoa supaya kita memiliki kasih yang tulus ke orang lain. Kalau kita berpikir seseorang melakukan sesuatu yang salah, kita harus mendoakannya. Karena dengan itulah kita bisa kita bisa mendatangi orang itu dengan semangat kasih dan meminta mereka untuk menyampaikan klarifikasi, daripada memperkeruh air dengan fitnah sana mungkin kita bisa melakukannya kepada orang yang kita doakan bukan? Karena itulah kita perlu fokus pada hal-hal positif dan terus berdoa supaya hal itu terjadi kepada orang lain. Dengan membagikan kasih ini, kita bisa menghadirkan kedamaian dan ketenangan bagi semua gosip dan fitnah orang lain untuk dirimuApa kamu pernah mendengar fitnah atau gosip tentang seseorang kepada dirimu? Jangan biarkan hal itu terus menyebar ke orang yang lebih luas. Biarkan gosip dan fitnah itu berakhir didirimu.“Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.” Amsal 26 20Kalau kita mendengar gosip dan hal negatif soal orang lain, hal itu justru bisa menularkan dosa gosip dan fitnah bagi diri kita. Lalu prasangka-prasangka negatif yang bermain di pikiran kita akan melahirkan roh perpecahan dan perselisihan. Hasil dari kebohongan itu akan menyebar sangat cepat seperti kita membiarkan diri kita disusupi dengan gosip dan fitnah tentang orang lain, kita sama buruknya dengan pemfitnah dan penggosip bagaimana kita harus menolaknya?Ada banyak orang yang akan membela diri mereka dengan berkata kalau mereka melakukan hal yang benar. Mereka mencoba bertahan dengan kebenaran mereka sendiri. Bahkan kalaupun hal itu benar, tetap saja memfitnah orang lain itu adalah kejahatan! Kalau kita mendengar dan mentolerir fitnah, kita berbagi kesalahan dengan yang menyebarkan fitnah dan gosip. Kita perlu bersikap tegas untuk menolak setiap percakapan berbau gosip!Saling Menghibur dan Membangun“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” Efesus 4 29Mulut kita bisa dipakai untuk melakukan kebaikan besar, memberkati dan membangun orang lain. Tapi juga bisa melakukan sebaliknya, mulut juga bisa melahirkan kejahatan dan memfitnah orang lain.“…dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.” Yakobus 3 10Saat kita berhadapan dengan fitnah, kita bisa menjadi contoh bagi orang lain. Kita bisa memancarkan semangat yang kuat untuk melawan gosip dan fitnah sehingga orang akan tahu kalau hal itu tidak bisa itu , berjaga-jagalah setiap saat supaya kita bisa menjadi orang yang membangun persatuan dengan kata-kata kita, bukan menjadi orang yang menghancurkan.“Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.” 1 Yohanes 2 10 Sumber Halaman 1 Ada banyak orang Kristen yang mungkin tidak mengerti ayat-ayat Alkitab tentang difitnah. Karena umumnya ini tidak dijelaskan dengan jelas. Tetapi ada banyak perumpamaan tentang kehidupan umat pilihan Allah dalam Alkitab yang menunjukkan peristiwa-peristiwa ini. Bahkan penyaliban Tuhan Yesus adalah karena fitnah yang dilemparkan oleh orang-orang Farisi. Karena itu, lebih baik dimodelkan pada sikap umat pilihan Allah, termasuk teladan Tuhan Yesus sendiri dalam menghadapi fitnah. Berikut adalah beberapa ayat Alkitab tentang difitnah, termasuk tokoh-tokoh Alkitab yang mengalaminya. 1. Tuhan Yesus Terakhir Tuhan Yesus sendiri yang difitnah, padahal tidak ada satupun sifat dosa menurut Alkitab dari padaNya. Sehingga melalui penyaliban Yesus maka umat Kristen dapat memperoleh kasih karuniaNya. Seperti pada Mazmur 14011 “Pemfitnah tidak akan diam tetap di bumi; orang yang melakukan kekerasan akan diburu oleh malapetaka” sehingga dengan tetap melakukan kasih, maka Allah akan terus berpihak kepada kita semua. 2. Rasul Paulus Selanjutnya ada Rasul Paulus yang difitnah hingga dimasukkan ke dalam penjara. Namun dia terus dibela oleh Allah. Seperti dikatakan pada Efesus 431 “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan”. Karena itu meskipun difitnah namun Rasul Paulus tidak membalasnya. Pemandi Kemudian adapula Yohanes Pemandi yang difitnah banyak orang farisi saat mempersiapkan kedatangan Tuhan. Tetapi seperti tertulis pada 1 Korintus 610 “pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah”. Karena itu dia menghiraukan para pemfitnah dan tetap melakukan cara berdoa yang benar saat difitnah. Ia terus bertekun dengan bantuan karunia Roh Kudus untuk menyatakan firman. 4. Daniel Kemudian masih di Perjanjian Lama, dikisahkan Daniel yang juga difitnah dan ditangkap hingga masuk ke gua singa. Dalam hal tersebut Daniel tetap terus berdoa dan meminta mukjizat serta penyelamatan dari Allah. Amsal 188 “Perkataan pemfitnah seperti sedap-sedapan, yang masuk ke lubuk hati” dimana fitnah sepertinya terlihat benar tetapi belum tentu demikian. Karena itu hanya manfaat berdoa bagi orang Kristen yang sanggup membuka segala perkara tersebut. 5. Yusuf Dalam Perjanjian Lama dikisahkan tentang Yusuf yang banyak difitnah oleh orang-orang terdekatnya. Tetapi ternyata Yusuf juga tidak menaruh dendam pada orang-orang yang telah memfitnah dan menganiaya dia. Karena jelas di dalam 1 Korisntus 511 “Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama”. Yang dilakukan Yusuf adalah menjauh dari fitnahan tersebut dan tidak bersekutu dengan mereka yang memfitnah dia. Sebaiknya umat Kristen juga tetap melakukan contoh kesetiaan dalam Alkitab pada Allah walau mengalami fitnahan. Itulah beberapa ayat Alkitab tentang difitnah dalam agama Kristen. Dari semua kisah dan kisah orang-orang kudus, termasuk kisah tentang Tuhan Yesus sendiri, jelas apa yang harus dilakukan ketika menerima fitnah. Yang pasti adalah bahwa umat beriman harus tetap loyal kepada Tuhan, jangan menjadi lemah dan merasa tertekan, lakukan cara-cara untuk tenang menurut kekristenan. Selalu mengandalkan Tuhan saja, maka Dia akan membebaskan dan memenangkan kita dari fitnah banyak orang. Saat berjalan dalam kebenaran, pasti Tuhan akan memberikan hadiah yang sepadan. Dan biarkan Tuhan sendiri yang membalas dendam. Karena penghakiman bukan milik kita, tetapi milik Allah.

renungan kristen tentang fitnah